ARA.BIC Ep. 5 – Muslim Chart & Muslimah Chart

Tiga… dua… satu… mulai. Muslimun – musliman – muslimin; muslimaani – muslimaini – muslimaini; muslimuuna – muslimiina – muslimiina. Sekali lagi. Muslimun – musliman – muslimin; muslimaani – muslimaini – muslimaini; muslimuuna – muslimiina – muslimiina. Jangan sampe lupa sama Muslim Chart yang kita bahas di Episode 4 ya sahabat-sahabat. Inget yak kita udah sama-sama bertobat dari dokterun-dokteran-dokterin dan kawan-kawannya, haha. Itu mah cuma supaya kita mudah inget aja bahwa suatu Ism, bisa berubah status atau maknanya dengan menambahkan bunyi akhiran (un/an/in) atau kombinasi akhiran (aani/aini/uuna/iina):

  • Muslimun (مُسْلِمٌ) yaitu satu orang muslim dengan status Raf’ (pelaku)
  • Musliman (مُسْلِمًا) yaitu satu orang muslim dengan status Nasb (korban atau detil suatu kalimat)
  • Muslimin (مُسْلِمٍ) yaitu satu orang muslim dengan status Jarr (kepemilikan)
  • Muslimaani (مُسْلِمَانِ) yaitu dua orang muslim dengan status Raf’
  • Muslimaini (مُسْلِمَيْنِ) yaitu dua orang muslim dengan status Nasb
  • Muslimaini (مُسْلِمَيْنِ) yaitu dua orang muslim dengan status Jarr (sama dengan status Nasb)
  • Muslimuuna (مُسْلِمُوْنَ) yaitu banyak muslim (lebih dari 2) dengan status Raf’
  • Muslimiina (مُسْلِمِيْنَ) yaitu banyak muslim (lebih dari 2) dengan status Nasb
  • Muslimiina (مُسْلِمِيْنَ) yaitu banyak muslim (lebih dari 2) dengan status Jarr (sama dengan status Nasb)
Muslim Chart

Jangan lupa juga sama kisah Ujang & Dadang di Episode 4, dan gimana perbedaan status ini menentukan mekanisme kata dan makna dalam kalimat. Jadi misalnya dalam kalimat ini:

Dua orang muslim sedang belajar Bahasa Arab.

  • Dua orang muslim: Raf’ (pelaku)
  • sedang belajar: tindakan (fi’il)
  • Bahasa Arab: Nasb (detil)

Jadi Nasb itu ngga selalu harus korban. Dalam kasus Ujang & Dadang memang iya, tapi secara umum Nasb itu detil tentang tindakan yang dilakukan oleh pelaku. Jadi untuk kalimat di atas, Nasb adalah sesuatu yang bisa menjawab pertanyaan: “Apa yang sedang dipelajari?” Jawabnya: Bahasa Arab.

Nah, kita ngga akan dulu mencicipi kalimat lengkap dalam Bahasa Arab, tapi seengganya sekarang kita bisa tahu bahwa kalo kita bikin kalimat Bahasa Arab untuk kalimat di atas, kata apa yang bakal kita pake untuk “Dua orang muslim”? Muslimun kah? atau musliman? atau muslimaani? atau muslimuuna?

Inget Muslim Chart kita. Dua orang muslim berstatus Raf’. Berarti: Muslimaani (مُسْلِمَانِ). OK, contoh yang lain:

Seorang muslim makan bala-bala diam-diam setiap hari.

  • Seorang muslim: Raf’ (pelaku)
  • makan: tindakan (fi’il)
  • bala-bala: Nasb (detil, yang menjawab pertanyaan ‘apa yang dimakan?’)
  • diam-diam: Nasb (detil, yang menjawab pertanyaan ‘bagaimana makannya?’)
  • setiap hari: Nasb (detil, yang menjawab pertanyaan ‘kapan makannya?’)
  • Catatan: bagi yang bukan orang Sunda, bala-bala itu adalah sejenis makanan favorit yang bahan-bahannya adalah berbagai sayuran yang kaya vitamin, tapi digoreng dengan minyak yang kaya lemak, alias bakwan, haha.

Nah, kali ini apa yang harus kita pilih untuk “seorang muslim”? muslimuuna kah? atau muslimaini? atau muslimiina? atau muslimun? Tanpa ngeliat Muslim Chart, karena udah apal di luar kepala. Seorang muslim berstatus Raf’. Berarti: Muslimun (مُسْلِمٌ). OK, contoh lain lagi:

Seorang preman merusak mobil para muslim kemarin.

  • Seorang preman: Raf’
  • merusak: fi’il
  • mobil: Nasb (detil, menjawab pertanyaan ‘apa yang dirusak?’)
  • para muslim: Jarr (menjawab pertanyaan ‘mobil punya siapa?’)
  • kemarin: Nasb (detil, menjawab pertanyaan ‘kapan dirusaknya?’)

Yang ini mungkin ada yang bingung. Kenapa “para muslim” statusnya Jarr? Bukan Nasb? Karena “para muslim” ini ngga ngejawab pertanyaan tentang tindakan “merusak”, tapi ngejawab pertanyaan kepemilikan “mobil punya siapa?”. Sedangkan Nasb adalah detil yang menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang fi’il (tindakan). Jadi kata apa yang harus kita pilih dari Muslim Chart untuk “para muslim”? Inget, ‘banyak muslim’ berstatus Jarr berarti: Muslimiina (مُسْلِمِيْنَ). Contoh rilnya misalnya:

Kata “Allah” di atas berharakat kasrah, jadi statusnya Jarr. Dan ini menjawab pertanyaan: “Utusan siapa?”. Jawabnya “utusan Allah”. Mudah-mudahan clear yak bedanya status Raf’, Nasb, dan Jarr ini.

OK, next kita akan mencicipi apa yang disebut gender dalam Bahasa Arab. Jadi hampir semua Ism itu ada gendernya, maskulin atau feminin, walaupun itu benda mati. Bukan berarti benda mati itu berjenis kelamin, bukan. Tapi gender secara grammatical, secara tata bahasa. Pembahasan lengkap mengenai ini insyaAllah di episode-episode mendatang. Di episode ini kita cuma bahas sedikit dulu aja. Dimulai dengan versi feminin dari Muslim Chart, yaitu Muslimah Chart, dengan cara menambahkan “taa marbuuthah” di akhir kata bentuk tunggal, menyelipkan “taa maftuuhah” sebelum akhiran -aani atau -aini pada bentuk dual (sehingga menjadi akhiran -ataani atau -ataini), dan menambahkan bunyi akhiran -aatun atau -aatin (menggunakan taa maftuuhah) pada bentuk jamak.

Taa marbuuthah (closed taa / taa tertutup) = ة

Taa maftuuhah (opened taa / taa terbuka) = ت

Muslimah Chart

OK. Tiga…dua…satu… mulai. Muslimatun – muslimatan – muslimatin; muslimataani – muslimataini – muslimataini; muslimaatun – muslimaatin – muslimaatin. Ulang dari Muslim Chart, mulai. Muslimun – musliman – muslimin; muslimaani – muslimaini – muslimaini; muslimuuna – muslimiina – muslimiina. Muslimatun – muslimatan – muslimatin; muslimataani – muslimataini – muslimataini; muslimaatun – muslimaatin – muslimaatin. (OK ulang 10 kali, haha).

Jadi ketika kita bilang “muslimun (مُسْلِمٌ)” itu artinya bukan cuma satu orang muslim berstatus Raf’, tapi satu orang muslim laki-laki berstatus Raf’. Dan ketika kita bilang “muslimatun (مُسْلِمَةٌ)” artinya satu orang muslim perempuan berstatus Raf’. Lengkapnya sebagai berikut:

  • Muslimatun (مُسْلِمَةٌ) yaitu satu orang muslim perempuan berstatus Raf’
  • Muslimatan (مُسْلِمَةً) yaitu satu orang muslim perempuan berstatus Nasb
  • Muslimatin (مُسْلِمَةٍ) yaitu satu orang muslim perempuan berstatus Jarr
  • Muslimataani (مُسْلِمَتَانِ) yaitu dua orang muslim perempuan berstatus Raf’
  • Muslimataini (مُسْلِمَتَيْنِ) yaitu dua orang muslim perempuan berstatus Nasb
  • Muslimataini (مُسْلِمَتَيْنِ) yaitu dua orang muslim perempuan berstatus Jarr
  • Muslimaatun (مُسْلِمَاتٌ) yaitu banyak muslim perempuan (lebih dari 2) berstatus Raf’
  • Muslimaatin (مُسْلِمَاتٍ) yaitu banyak muslim perempuan (lebih dari 2) berstatus Nasb
  • Muslimaatin (مُسْلِمَاتٍ) yaitu banyak muslim perempuan (lebih dari 2) berstatus Jarr

Nah, kudu diapalin nih sahabat, diulang berkali-kali. Supaya kita nanti terbiasa ketika kata “muslim” nya diganti dengan kata lain. Emang bisa? Bisa dong. Dan bersamaan dengan itu, eng…ing…eng… Saatnya… Laatihaaan….

1. Buatlah Mu’min dan Mu’minah Chart! (orang beriman)

مُؤْمِن مُؤْمِنَة

2. Buatlah Musyrik dan Musyrikah Chart! (orang musyrik)

مُشْرِك مُشْرِكَة

3. Sebutkan status (Raf’ / Nasb / Jarr), jumlahnya (tunggal / dua / jamak), dan gendernya (maskulin / feminin) dari Ism berikut ini:

So…silahkan yang mau nyoba latihan sendiri. InsyaAllah jawabannya dibahas di next episode. Stay tuned sahabat!

Ditulis oleh: Eka Pratama

Catatan:

  • Muslim dan Muslimah chart hanya berlaku untuk Ism fleksibel penuh.
  • Bentuk jamak pada Muslim Chart disebut jam’ul mudzakkar as-saalim, sedangkan bentuk jamak pada Muslimah Chart disebut jam’ul muannats as-saalim.
  • Bentuk Ism tunggal disebut Mufrad (مفرد)
  • Bentuk Ism dua / dual disebut Mutsanna (مثنى)
  • Bentuk Ism jamak disebut Jam’ (جمع)
  • Gender maskulin disebut Mudzakkar (مذكر)
  • Gender feminin disebut Muannats (مؤنث)

Referensi:

  1. Arabic with Husna 01.1.8 to 01.1.10, Bayyinah TV
  2. An-Nahw (Arabic Grammar 101), Islamic Online University
  3. Arabic 101, Islamic Online University

| Episode 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 5A | 6 | 7 |

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.