Al-Maa’uun | المَاعُونَ

ِAl-Maa’uun, Surah ke-107 di dalam Al-Qur’an. Penamaan al-maa’uun diambil dari kata di ayat terakhir:

وَيَمْنَعُونَ المَاعُونَ

Jika melihat terjemahan DEPAG, al-maa’uun diterjemahkan sebagai “barang-barang yang berguna”. Dan ayat terakhir itu diterjemahkan sebagai “dan enggan (menolong dengan) barang yang berguna”.

Selama ini saya pahami umum gitu aja. Bahwa orang yang mendustakan agama (atau hari akhir), adalah orang yang menghardik anak yatim. Yang enggan memberi makan orang miskin. Yang shalat tetapi riya’ dan lalai. Dan enggan menolong.

Tetapi ternyata ‘al-maa’uun’ itu artinya benda-benda yang murah yang ada di rumah kita, misalnya panci, cangkul, ember, air, pulpen, mistar, kertas, dan lain-lain. Dan kata يَمْنَعُونَ (fi’il mudhaari’) yang artinya mencegah atau menahan. Jadi terjemahan bebas وَيَمْنَعُونَ المَاعُونَ adalah “dan menahan barang-barang murah”.

Artinya, yang saking pelitnya, meminjamkan atau memberi barang-barang murah yang ada di rumah aja ngga mau. Orang yang bahkan ember, panci, air, kertas, dan lain-lain aja ditahan ngga boleh keluar rumah, ngga boleh dikasih ke tetangga. Enggan menolong, bahkan dengan barang-barang murah.

Semoga kita tidak termasuk orang itu. Yang tanpa disadari sudah mendustakan agama ini.

Ditulis oleh: Eka Pratama

Ref:
Islamic Online University, دروس من القرآن الكريم – تلاوة وتفسيرا

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.