Unchallengeable Miracle – Bagian 3

Contoh-contoh bagaimana begitu presisi-nya pemilihan dan peletakan kata di dalam Al-Qur’an itu benar-benar ngga ada habisnya. Benar-benar sebuah mu’jizat abadi yang tak mungkin tertandingi.

Kita sudah melihat bagaimana dahsyatnya huruf dalam suatu surah yang sudah diperhitungkan dengan begitu teliti. Kita juga sudah menyaksikan bagaimana jumlah penggunaan suatu kata di seluruh Al-Qur’an yang juga sudah diatur dengan begitu exact.

Sekarang, mari kita perhatikan bagaimana begitu presisinya penyusunan ayat, kata, dan huruf dalam suatu tema di sebuah surah.

Misalnya dalam Surah Al-Kahf. Sebuah surah yang pastinya sering kita baca sebagai sunnah di hari Jum’at.

Meskipun nama surah ini adalah Al-Kahf yang artinya “The Cave (Gua)”, sebenarnya hanya sebagian ayatnya aja yang mengisahkan tentang Ashaabul Kahfi (para penghuni gua). Sedangkan ayat-ayat yang lain mengisahkan berbagai kisah yang lain seperti kisah pemilik 2 kebun, kisah Nabi Musa ‘alayhissalaam yang bertemu dengan Nabi Khidir, dan kisah Dzul Qarnayn.

Ashaabul kahfi, para pemuda menakjubkan yang teguh mempertahankan keimanan mereka ketika dipaksa oleh raja dan kaumnya yang kafir untuk menyembah berhala. Yang kemudian Allah selamatkan mereka. Mereka bersembunyi di sebuah gua. Tertidur di dalamnya dan terbangun 309 tahun kemudian di saat zaman dan raja sudah berganti.

Jika kita perhatikan, maka ini dikisahkan mulai dari ayat 9.

أَمْ حَسِبْتَ أَنَّ أَصْحَٰبَ ٱلْكَهْفِ وَٱلرَّقِيمِ كَانُوا۟ مِنْ ءَايَٰتِنَا عَجَبًا

“Apakah engkau mengira bahwa orang yang mendiami gua, dan (yang mempunyai) raqim itu, termasuk tanda-tanda (kebesaran) Kami yang menakjubkan?” (Surah Al-Kahf: 9)

Dan lama mereka tertidur di dalamnya, disebutkan dalam ayat 25.

وَلَبِثُوا۟ فِى كَهْفِهِمْ ثَلَٰثَ مِا۟ئَةٍ سِنِينَ وَٱزْدَادُوا۟ تِسْعًا

“Dan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.” (Surah Al-Kahf: 25)

Sekarang mari kita baca dengan tartil mulai dari ayat 9 hingga ayat 25 sambil kita perhatikan kesatuan kata yang semakin bertambah hingga ke ayat 25, yang disediakan di dalam ilustrasi di bagian bawah.

(Catatan: yang dimaksud kesatuan kata adalah kata atau frase yang tertulis sebagai satu kesatuan. Karena dalam Bahasa Arab, beberapa kata yang merupakan frase bisa ditulis menyatu. Contohnya: كَهْفِهِمْ . Ini sebenarnya 2 kata yang ditulis sebagai satu kesatuan. Terdiri dari kata كَهْفِ (gua) dan هِمْ (mereka), dan artinya “gua mereka”.)

Dan ketika kita sampai di ayat 25. Kita akan kehabisan kata-kata, mengungkapkan ketakjuban kita.

Karena frase كَهْفِهِمْ dalam ayat 25, merupakan kesatuan kata yang ke-308. Dan frase كَهْفِهِمْ ini letaknya tepat sebelum ثَلَٰثَ مِا۟ئَةٍ سِنِينَ وَٱزْدَادُوا۟ تِسْعًا (tiga ratus tahun ditambah sembilan tahun). Sehingga kata pertama yang mendeskripsikan 309 yaitu ثَلَٰثَ adalah tepat urutan ke-309.

SUBHAANALLAAH…

Speechless.

Sungguh ayat-Nya begitu sempurna. Dan mampu menembus hati para hamba-Nya. Membasuh perih. Meluluhkan hati yang mungkin telah mengeras, setelah sekian lama.


Ditulis oleh: Eka Pratama

25 Ramadhan 1441H

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.