Jangan Jualan Sebelum Tahu Ini

Yang wajib dipelajari sebelum jualan, itu bukan ilmu bisnis ataupun ilmu jualan, tapi fiqih mu’amalah.

Setelah paham fiqih mu’amalah, baru lengkapi dengan ilmu bisnis/jualan. Itu pun harus di-filter. Yang ngga sesuai sama syari’at: TINGGALKAN. Sebesar apapun potensinya untuk menghasilkan cuan. Percuma di dunia cuan, tapi di akhirat masuk neraka Jahannam.

‘Umar bin Khattab radhiyallāhu ‘anhu pernah memperingatkan orang-orang yang tidak paham prinsip muamalah untuk tidak berdagang di pasar:

لَا يَتَّجِرْ فِي سُوقِنَا إلَّا مَنْ فَقِهَ أَكْلَ الرِّبَا .
Janganlah seseorang berdagang di pasar kami sampai dia paham betul mengenai seluk beluk riba.” (Mughnil Muhtaj, 6/310)

‘Ali bin Abi Tholib radhiyallāhu ‘anhu juga mengatakan,

مَنْ اتَّجَرَ قَبْلَ أَنْ يَتَفَقَّهَ ارْتَطَمَ فِي الرِّبَا ثُمَّ ارْتَطَمَ ثُمَّ ارْتَطَمَ
Barangsiapa yang berdagang namun belum memahami ilmu agama, maka dia pasti akan terjerumus dalam riba, kemudian dia akan terjerumus ke dalamnya dan terus menerus terjerumus.” (Al Amru bil Ma’ruf wan Nahyu ‘anil Mungkar, hal. 15.)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.