Cahaya di dalam Dada

Di dalam dada seorang mu’min, ada sebuah cahaya. Cahaya dari sebuah lentera di dalam kaca. Yang kacanya sendiri, begitu bening dan berkilau, bagai bintang-bintang di angkasa. Yang dinyalakan dengan minyak zaitun yang paling jernih. Minyak zaitun terbaik, yang seakan-akan menyala, karena begitu jernihnya dan begitu cemerlangnya. Padahal api belum menyentuhnya. Minyak zaitun yang tidak dihasilkan…

Perjalanan Menjalani Kebenaran – Bagian 4

Langkah berikutnya adalah langkah menuju ke mesjid. Tempat mulia yang berjarak beberapa puluh langkah saja, atau mungkin beberapa menit berkendara saja. Namun kenyataan mencatat begitu banyak yang tak mampu melakukannya. Bahkan bagi para pemuda kuat yang mampu menaklukan puncak gunung atau hutan belantara. Bagi para kalangan intelektual dengan pendidikan bertumpuk hingga S3. Ataupun bagi mereka…

Cahaya di Atas Cahaya | نُّورٌ عَلٰى نُورٍ

Sedih rasanya melihat ‘orang-orang itu’ begitu bangga dengan maksiatnya, dengan perbuatan fahisyahnya, with what they so called hak tak ber-Tuhannya, dan ke-sekulerisme-annya. Lebih terasa sedih lagi, ketika tahu bahwa orang-orang itu ternyata berada di sekitar penguasa. Mendengar mereka berbicara, jelas terlihat bahwa mereka berada dalam kegelapan yang berlapis-lapis di laut yang dalam, yang tertutup gelombang…